Hallo sobat dumot semua, gimana kondisi motornya, sehat? atau malah ban sudah mulai aus dan minta ganti yang baru? Kan banyak tuh berbagai jenis ban di pasaran, sobat dumot kebingungan mengganti jenis ban yang cocok buat kendaraan tercinta? Tenang, sidumot punya info nih bagaimana mencari ban yang tepat untuk motor kesayangan.

jenis jenis ban

Ban motor adalah komponen yang sering dianggap sepele namun memiliki peran yang sangat penting. Jadi jangan suka menyepeliin ban yah sobat, Karena ban merupakan komponen yang berhubungan langsung dengan aspal jalanan sehingga sangat berpengaruh pada kenyamanan, keselamatan, pengendalian, akselerasi serta pengereman saat berkendara.

Maka dari itu penting hukumnya untuk selalu mengecek kondisi ban motor kesayangan. Nah, untuk penggantian ban juga tidak boleh asal-asalan sobat harus mengenali jenis dan ukuran ban motor agar mendapatkan ban paling cocok dan performa paling maksimal buat motor anda. Saat akan mengganti ban unntuk modifikasi atau sudah aus, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu kualitas ban, guratan ban, kesesuaian ukuran ban dengan motor dan juga perhatikan taun pembuatannya. Biar ngga bingun berikut info buat sobat untuk mengenali jenis dan ukuran ban sepeda motor.

Jenis-jenis Ban Motor:
Pada umumnya jenis ban motor terdiri dari ban tubeless dan ban tube type. Ban Tube type adalah ban yang dalam mengaplikasikannya menggunakan ban dalam. Sedangkan Tubeless adalah jenis ban yang aplikasinya tanpa menggunakan ban dalam dengan ketentuan harus menggunakan velg castwheel type tubeless dengan ukuran sesuai dengan ban. Selain itu juga harus menggunakan pentil khusus tubeless.

Ukuran Ban Motor:
Ukuran pada ban terdiri dari dua jenis yaitu ukuran metric dan inchi. Dalam ban ukuran Metric biasanya tertera 80/90-17 yang berarti ban memiliki lebar 80mm dengan tinggi dinding ban 72mm dan menggunakan velg ukuran 17 inchi.

Penjabarannya:

80 (lebar ban dalam satuan mm) adalah ukuran bagian terlebar dari ban dengan nilai +/- 80mm.
90 (Aspek rasio) adalah  persentase dari lebar ban atau sama dengan 80 X 90% = 72mm.
17 (diameter velg) adalah ukuran diameter velg yang harus digunakan.
Sementara dalam ukuran Inchi, biasanya tertera ukuran 2.75-17 yang berarti ban ini memiliki lebar 2,75 inchi dengan tinggi dinding 2.75 inchi dan menggunakan velg ukuran 17 inchi.

Penjabarannya:

75 (lebar ban dalam satuan inchi) adalah ukuran bagian terlebar dari penampang ban dengan nilai +/- 2.75 inchi dan tinggi 2.75 inchi.
17 (diameter velg) adalah ukuran diameter velg yang harus digunakan.
Selain jenis dan ukuran ban di atas, ada beberapa hal yang harus Anda kenali, yaitu TWI (Tread Wear Indicator), Lot Number dan Speed Simbol & Load Index.

TWI adalah simbol untuk menunjukan batas pemakaian ban. Tandanya berupa tonjolan pada sela-sela patern ban dan tanda segitiga yang tertera pada dinding ban. Simbol ini menunjukan batas keausan tread yang diijinkan oleh produsen untuk menjamin performa ban. Jika keausan tread sudah mencapai tanda ini maka sebaiknya ban segera diganti.

Sedangkan Lot number digunakan untuk mengetahui waktu diproduksinya ban tersebut.
Umumnya terdapat 4 angka yang menunjukan minggu dan tahun. Dua angka depan menunjukan minggu dan dua angka akhir menunjukan tahun. Sementara SPEED SIMBOL & LOAD INDEX untuk menunjukan batas kecepatan maksimun dan beban maksimum yang dianjurkan.

Contoh SPEED SIMBOL & LOAD INDEX adalah sebagai berikut:
Kode 41P : beban maksimum ban 145 kg dan kecepatan maksimum 150 km/jam
kode 41: beban maksimum 145kg
kode P: kecepatan 150 km/jam

Tanda lain yang juga penting untuk dikenali yaitu anak panah pada ban yang menunjukan arah putaran ban, agar ban berfungsi dengan baik.

Demikian jenis dan ukuran ban bagi anda yang ingin mengganti ban motor kesayangan agar tidak salah pilih.